SEJARAH PERKEMBANGAN TEORI SDS-HOLLAND
SEJARAH PERKEMBANGAN TEORI SDS-HOLLAND

Teori perkembangan SDS (Self-Directed Search) Holland mengalami modifikasi sebagai hasil dari penelitian ulang, hal ini terbatas pada lingkungan kerja pada masyarakat Amerika (Osipow, 1983 : 83).  John Holland lahir di Omaha, Nebraska pada tahun 1919. Dia lulus dari University of Omaha di 1942 dan melanjutkan untuk memperoleh gelar doktor dari University of Minnesota. Dia dikhususkan 40 tahun ke depan sebagai dosen dan peneliti. John Holland adalah seorang icon baru yang dididik dalam tradisi Minnesota Empiris (Jika sebuah benda bergerak maka ukurlah. Jika dua benda bergerak maka hubungkanlah keduanya) yang melanggar dari pendekatan dominan terhadap kepentingan pengukuran. Beliau dijuluki “dustbowl empiricism” untuk asal usul Midwestern-nya. Tradisi Minnesota menghindari teori yang mendukung metode pengukuran atheoritical atau empiris. Kreasi Holland bersifat teoritis namun sangat praktis dalam penggunaannya, self-scoring measure pada minat pekerjaan (the Vocational Preference Inventory [VPI; Holland, 1985], diikuti oleh the Self-Directed Search [SDS; Holland, Fritzsche, & Powell, 1994]) dikatalisis dalam pergeseran penekanan profesi konseling dari perumusan teori pemilihan pekerjaan kembali pada pengoptimalan penggunaan evaluasi intervensi dan asesmen karir. Pada tahun 1990-an pergeseran ini berawal dari persaingan pengembangan teori ke desain dan evaluasi pada intervensi karir yang lebih efektif melengkapi siklus psikologi pekerjaan dari praktis ke teoritis dan kembali ke praktis.

Pada kata pengantar dalam karya John Holland yang terakhir yaitu “Making Vocational Choices : A Theory of Vocational Personalities and Work Environments” (1985), John Holland mengatakan bahwa buku itu merupakan perumusan teorinya yang kelima sejak karya tulisnya yang pertama pada tahun 1959 (Winkel & Hastuti, 2005 : 634).

Teori Holland mengemukakan enam lingkungan okupasional dan enam tipe kepribadian. Pada tahun 1966, Holland berpendapat bahwa lingkungan-lingkungan okupasional itu adalah Realistik, Intelektual, Artistik, Sosial, Pengusaha, dan Konvensional, demikian juga tipe kepribadian diberi nama yang sama (Manrihu, 1992 : 71). Tingkatan orientasi kepribadian individu menentukan lingkungan yang dipilihnya, semakin jelas tingkatannya, maka makin efektif pencarian lingkungan yang sesuai (Manrihu, 1992 : 71). Pengetahuan individu tentang diri dan lingkungannya diperlukan untuk menetapkan pilihan yang sesuai.

Teori Holland direvisi pada tahun 1973, tipe-tipe kepribadian dan lingkungan okupasional tersebut adalah Realistik, Investigatif, Artistik, Sosial, Pengusaha, dan Konvensional (Manrihu, 1992 : 71). Holland mengakui bahwa pandangannya berakar dalam psikologi diferensial, terutama penelitian dan pengukuran terhadap minat, dan dalam tradisi psikologi kepribadian yang mempelajari tipe-tipe kepribadian (Winkel & Hastuti, 2005 : 634). Dua sumber pengaruh ini mendorong Holland untuk mengasumsikan bahwa orang memiliki minat yang berbeda-beda dan bekerja dalam lingkungan yang berlain-lainan, sebenarnya adalah orang yang berkepribadian lain-lain dan mempunyai sejarah hidup yang berbeda-beda pula (Winkel & Hastuti, 2005 : 634).

Teori Holland (1997) menjelaskan bahwa interaksi individu dengan lingkungan tersebut dapat menghasilkan karakteristik pilihan pekerjaan dan penyesuaian lingkungan pekerjaan. Inti dari teori ini adalah proyeksi dari kepribadian individu dengan suatu pekerjaan. Selain itu, teori ini menganggap bahwa suatu pemilihan pekerjaan atau jabatan adalah merupakan hasil dari interaksi antara faktor keturunan dengan segala pengaruh budaya, teman bergaul, orang tua, orang dewasa yang dianggapm memiliki peranan penting. Teori ini menegaskan bahwa kebanyakan orang menyerupai lebih dari satu tipe kepribadian.

Post by Ardi almaqassary at 23 May 2020 12:21:51

Menyediakan jasa Aplikasi Recuitment karyawan yang teringrasi dengan MPP, Posting Lowongan Kerja & Psikotes Online.

Jasa layanan psikologi untuk Industri, pendidikan maupun klinis, yang diampuh oleh praktisi-praktisi handal dibidangnya.

FITUR TERLENGKAP
  1. Jasa Psikotes Online
  2. Recruitment Proses
  3. Posting Lowongan Kerja
  4. Tools tes Lengkap & terpercaya

Dapatkan layanan full service. Tersedia masa trial untuk calon member perusahaan.

Syarat menjadi member, lihat disini...